DIRGAHAYU DESA TANJUNGSARI KE-34 TAHUN

 

Selamat Ulang Tahun Desa Tanjungsari ke-34 Tahun, semoga diusia yang menginjak kepala tiga ini Pemerintah Desa dan Lembaga Desa dengan masyarakat Desa dapat bersinergi lagi dalam membangun desa

Tanjungsari, 23 Mei 2017. Desa Tanjungsari semenjak didirikan pada hari selasa 3 Mei 1983 yang lalu telah banyak melalui perjuangan dan tantangan di dalam membangun desa. Kini di usia yang ke-34 tahun Desa Tanjungsari berharap dapat menyinergikan lagi antara pemerintahan dengan masyarakatnya dalam hal membangun desa. Pada kegiatan Peringatan Hari Jadi Desa yang ke-34 kali ini, mengadakan berbagai kegiatan selama 4 hari dari tanggal 23 s.d 26 Mei 2017.

Pada perhelatan pertama 23 Mei 2017 kemarin diawali dengan prosesi peringatan Hari Jadi Desa dilanjutkan dengan pementasan seni budaya lokal berskala desa yaitu pencak silat dan pagelaran singa depok dengan mengusung tema “Ayo Bersinergi Membangun Desa”. Pada sambutannya Kepala Desa (Tasrip) menekankan pada masyarakat agar tidak melupakan akar budaya dan sejarah desa. “Saya berharap kepada masyarakat desa tanjungsari jangan sampai melupakan sejarah berdirinya desa dan budaya yang selama ini hampir pudar” tandasnya. “Kita memiliki warisan budaya seperti pencak silat, singa depok dan jaipongan yang sampai saat ini hampir punah bahkan jaipongan sudah tidak lagi ada di desa kita, untuk itu budaya yang masih ada harus kita pelihara dengan baik. Oleh sebab itu kenapa dalam peringatan Hari Jadi Desa kita ke-34 sengaja untuk menampilkan semua elemen budaya lokal, harapannya untuk melestarikan warisan karuhun urang (basa sunda)” lanjutnya lagi. Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang telah berperan serta dalam membangun desa, diantaranya: Bpk. H. Sobur bin H. Somad selaku tokoh pendiri desa; Ibu Reni (Ketua TP-PKK periode 1984 s.d 2002), selaku tokoh pemberdaya perempuan; Bpk. Drs Didi Suryadi mantan Kepala Desa Tanjungsari periode 2002 s.d 2012; dan Sdr. Sumardi selaku tokoh pemberdayaan pemuda; serta memberikan santunan kepada salah satu masyarakat yang kurang mampu Ibu Kanah.

Acara dilanjutkan dengan peresmian pameran skala lokal desa oleh Drs. Oman Suratman, M.Si, Camat Sukahaji dengan penabuhan goong tanda di resmikannya pameran hasil pembangunan skala lokal desa. Dalam hal ini peserta pameran terdiri dari RT-RT yang ada di Desa Tanjungsari dengan jumlah 9 RT. Selanjutnya pentas seni budaya lokal desa pencak silat dan singa depok dari Padepokan Elang Emas yang berlokasi di RT 2 pimpinan Abah Sodikin. Di sela-sela kegiatan tersebut, pemerintah desa juga mengadakan perlombaan-perlombaan diantaranya lomba tumpeng, lomba kerajinan tangan dan lomba olahan makanan serta kerajinan daur ulang sampah. Hasil perlombaannya akan diumumkan pada malam tasyakur sekalian menyambut bulan suci Ramadhan tanggal 25 Mei 2017 mendatang.

Foto-foto terkait dengan kegiatan di hari pertama

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan