Tetesan Air Mata Seorang Kepala Desa

Sungguh terharu, semestinya anak seusia Sandi Komara (11 Tahun) masih duduk di Sekolah Dasar dan bermain bersama teman-temannya

Tanjungsari, 13 April 2017. Kenyataannya sungguh memilukan Eful nama sapaannya seringkali berkeliaran tak karuan pada jam-jam sekolah. Hal ini terlihat oleh Bapak Tasrip (Kepala Desa Tanjungsari) yang langsung memanggilnya. “Dak kadieu! Ai maneh sakola te?” tegurnya dengan basa sunda.

“Hente pa, teu gaduh acukna” jawabnya enteng

“Mun ku Bapak di pangmeserken nek  sakola moal?”

“Bade pa…”

“Bener..”

“Nya… pa”

Selanjutnya Kepala Desa Tanjungsari sambil menitikkan air mata memberikan tuntunan dan mengajari ilmu-ilmu pendidikan dasar dengan penuh telaten.”Pa Sekdes, ajak Kaur Keuangan bawa si Eful ka toko pakean sina milih naon nu jadi kaperluanna” lanjut kepala desa.

Sungguh suatu pemandangan yang menguras air mata, tatkala kepala desa sedang mendandani Sandi Komara. Semoga apa yang terjadi hari ini, menjadikan sebuah pembelajaran bagi kita semua. Amiiin

Tinggalkan Balasan